
The soft, smooth, mobile sand dunes of Parangkusumo itulah barangkali kesan yang senantiasa ada di dalam pikiranku tatkala mendengar nama Parang Kusumo. Sebuah tempat yang gersang berupa lautan pasir yang sangat luas, tempat di mana para anggota Sinar Putih berkumpul untuk mengikuti acara Latihan Bersama yang biasanya digelar dua kali dalam setahun.
Kali ini Latihan Bersama diadakan pada tanggal 21-22 Februari 2009.
Perjalanan yang panjang dan melelahkan bukan lagi issue penting bagi anggota-anggota Sinar Putih yang sudah merasakan pahit manisnya latihan bersama ini. Betapa tidak perjalanan yang biasanya ditempuh sekitar 10-12 jam dari Bandung ini ternyata "menjanjikan" kompensasi yang besar yang selalu dinanti-nanti, yaitu ujian kenaikan tingkat :). Jujur, aku sendiri suka dengan ujian kenaikan tingkat ini he he he. Kenapa? Ya karena biasanya lebih dari 90% para peserta latihan bersama ini dinyatakan lulus. Coba bandingkan dengan ujian regional yang lebih ketat dan menegangkan.
Alhamdulillah, aku telah mendapatkan kompensasi itu sebagaimana rekan-rekan yang lainnya. Ada nuansa kegembiraan di wajah-wajah kami ketika kembali ke Bandung pada tanggal 22 Februari 2009. Sekalipun sedikit rasa kecewa masih menggelayuti pikiran-pikiran kami di dalam bis karena demo Jurus Payung Rosul yang akan diperagakan oleh salah seorang pelatih dari Bandung batal dilaksanakan sehubungan dengan cuaca yang kurang mendukung. Padahal demo jurus adalah acara klimaks yang biasanya kami tunggu-tunggu sejak awal. Sekalipun, kami seringkali terseret dan terbanting oleh gelombang tenaga yang sedemikian besar namun rasanya tidak ada kata kapok dalam pikiran kami :). Bagaimanapun, itu barangkali dapat dianggap sebagai sebuah oleh-oleh berharga atas perjalanan yang panjang dan melelahkan itu.
Labels: Blogs
Alhamdulillah, akhirnya aku dinyatakan lulus dan dapat meneruskan latihan ke tingkat selanjutnya, padahal sebetulnya rasa was-was yang menggelayutiku sejak subuh tadi telah membuat perut ini jadi mules gak karuan :(.
Pada ujian kenaikan tingkat kali ini bapak pembina LBD Sinar Putih, Drs. H. Mudhoffar Ash Shiddieq berkenan hadir di tengah-tengah kita untuk menyampaikan Latihan Khusus. Beliau berpesan khususnya kepada tingkat Halusan agar benar-benar menghayati makna filosofi yang terkandung di dalam jurus-jurus Halusan. Halus berarti perasaannya mulai diperhalus, tenang pembawaannya dan sabar. Itulah kunci kemenangan di dunia dan akhirat.
Dan tidak lupa juga disampaikan wejangan kepada tingkat Payung agar makna filosofi jurus-jurus Payung yang berarti mengayomi dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Payung berarti harus bisa melindungi dari derasnya air hujan, juga dapat melindungi dari teriknya matahari. Payung bukan sebagai alat pemukul manakala kita dikejar seekor anjing. Maksudnya adalah, agar kita bisa menjadi pengayom/pelindung bagi sesama makhluk Allah. Ilmu kita bukan untuk membinasakan/mencelakakan orang lain tapi semestinya digunakan untuk kemaslahatan bersama sebanyak-banyaknya.
Tidak ketinggalan pula pada kesempatan tersebut bapak ketua LBD Sinar Putih Cabang Bandung, Prof. Ir. Amrinsyah Nasution, MSCE, PhD melakukan demo/simulasi sederhana dengan menggunakan sebuah bandul untuk membuktikan kepada para peserta bahwa Tenaga Dalam itu ada (mengalir) di dalam tubuh kita.
Demikianlah secara ringkas tentang berbagai kegiatan selama Ujian Kenaikan Tingkat di Aula Timur ITB, pada tanggal 28 Desember 2008 yang berlangsung di Bandung.
Dan tentu saja aku sudah tidak sabar untuk mencoba jurus-jurus baru itu :).
Labels: Blogs